Kita tidak tau semua ujian yang akan Allah berikan kepada kita, tetapi kita bisa memperkirakan sebagian berdasarkan Alkitab. Kita akan diuji melalui perubahan-perubahan besar, janji-janji yang tertunda, masalah-masalah yang sulit, doa-doa yang tak terjawab, kritikan-kritikan yg tidak layak diterima, dan bahkan tragedi yg tidak masuk akal.
Ujian yg sangat penting adalah bagaimana sepatutnya bertindak ketika kita tidak bisa merasakan kehadiran Allah dalam kehidupan kita. Kadang-kadang Allah dengan sengaja mundur, dan kita tidak merasakan kedekatanNya. Seorang raja bernama Hizkia mengalami ujian ini. Alkitab berkata, "Allah meninggalkan dia untuk mencobainya, supaya diketahui segala isi hatinya (2Taw 32:31)". Hizkia telah menikmati suatu persekutuan yg dekat dengan Allah, tetapi pada titik penting dalam kehidupannya Allah meninggalkannya sendiri untuk menguji karakternya, untuk menunjukkan kelemahannya, dan untuk mempersiapkan dia guna menghadapi tanggung jawab yg lebih besar.
Kehidupan di bumi adalah sebuah kepercayaan.
Kita tidak pernah benar-benar memiliki apapun selama kediaman singkat kita di bumi. Allah hanya meminjamkan bumi kepada kita pada waktu kita ada di sini.
Banyak orang gagal menyadari bahwa uang merupakan sebuah ujian sekaligus sebuah kepercayaan dari Allah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar