Karna kelamaan bobok siang, beginilah jadinya.. sedikit berbicara mengenai saat teduh malam ini. Baca renungan tentang DAHULU KU TERSESAT, KINI KU SELAMAT, KU BERSYUKUR SELAMANYA.
Tersenyum dengan bimbingan renungan malam hari ini. Sangat sangat bersyukur karna dibimbing olehNya hingga saya boleh kembali bertemu denganNya..
Sesudah membaca renungan ini, saya kemudian membuka sosmed sedikit demi sedikit mulai mempengaruhi saya. Apalagi saat saya melihat foto suami dan teman2 yang sedang menghadiri doa pemulihan. Sejenak pun muncul pikiran: Sungguh ingin berada di sana masuk bersama dalam kebersamaan suami dan teman2nya.. yaa.. saya iri dengan kebersamaam mereka.. karna mungkin saya tidak ada disitu dan tidak punya sahabat2 yang seperti mereka punyai.. ya Tuhan... ada2 saja yahh yang muncul disaat saya baru selesai bercakap2 denganMu....
Pikiran pun muncul: "Tuhan, saya juga rindu ada disitu bersama suami menikmati hadirat Tuhan bersama.. rasanya mereka menikmati sekali kebersamaan mereka itu... saya disini sendiri Tuhan..."
Pikiran juga muncul: "Mungkin inilah yang Tuhan maksudkan kalo Dia ingin berdua saja dulu dengan saya berlamaaa lama. Dia ingin menikmati dan benar2 rindu dengan saya yang menyembahNya dengan dalam.
Ya Tuhan.... tolong ampuni saya jika pikiran2 tak membangun justru malah menjatuhkan saya yang berniat memuliakanMu.
Hmm
Ini membuat saya merenung bahwa, setidaknya saya bersyukur bahwa meskipun saya dan suami terpisah jauh, saya dan suami dibentengi oleh pagar2 yang kuat sesuai dengan kelemahan kami Tuhan memagari kami.
Kau Luar Biasa Tuhan....
Bercerita sedikit mengenai Allah kita yang hebat ini. Tadi pagi pas sedang menonton acara Tv doktet Oz Indonesia, berbucara tentang organ paru2 dan oksigen. Disitu ditunjukkan gambaran tentang pernapasan manusia beserta dengan detail2nya.
Muncul dalam pikiran saya: "liat tuh detail2nya, Pencipta kita itu luar biasa lho. Luar biasa bagaimana proses kita diciptakan. Begitu lengkap sesuai dengan keistimewaan yang Dia berikan buat kita. Tidak usah takut untuk hari depanmu esther". Saya senyum2 akan hal itu.
Ya... Luar Biasa Tuhan kita ya..
Berterimakasih buat pagar2 tak terlihat yang Dia buat untuk saya dan suami.
Tuhan Yesus luar biasaaaa......
tulisan cerita hidup saya akan kosong, tanpa anda _orang-orang yang memberikan inspirasi_ untuk mengisi tulisan ini
Jumat, 31 Juli 2015
Selasa, 21 Juli 2015
Teman dunia kerja
Temans, selama ini saya mungkin berpikir untuk selalu bisa menyamankan diri dalam kerja dan keseharian dengan teman yang sama. Tapi, ternyata itu tidak bisa dipaksakan. Ada teman kerja yang memang bisa klop dgn kita dan keseharian, tapi ada teman kerja yang tidak bisa diklopkan dengan keseharian kita. Kita tidak perlu memaksakan diri untuk bisa klop dengan keseharian teman kerja kita, karna porsi kita memang tidak bisa seperti itu. Meski terkadang saya juga sering jengkel sendiri dengan tingkah mereka, yang sering juga terbawa sampai urusan pekerjaan.
Hari ini saya diingatkan oleh suami tentang jangan membawa urusan pekerjaan dengan urusan di luar pekerjaan. Bukannya munafik lho, tapi harus profesional. Makanya temans, sangat penting untuk meminta hikmat dan pengertian agar apa yang kita lakukan adalah langkah yang benar. Kita memang bukan yang so sempurna nda ada kesalahan, tapi kita bisa selalu terus belajar, mengambil pelajaran, dan memberikan dampak yang berguna. Kiranya Tuhan Yesus memampukan kita.
Hari ini saya diingatkan oleh suami tentang jangan membawa urusan pekerjaan dengan urusan di luar pekerjaan. Bukannya munafik lho, tapi harus profesional. Makanya temans, sangat penting untuk meminta hikmat dan pengertian agar apa yang kita lakukan adalah langkah yang benar. Kita memang bukan yang so sempurna nda ada kesalahan, tapi kita bisa selalu terus belajar, mengambil pelajaran, dan memberikan dampak yang berguna. Kiranya Tuhan Yesus memampukan kita.
Sabtu, 18 Juli 2015
Sharing is a best time with best friend
Berterimakasih kepada Tuhan untuk sahabat2 yang Dia berikan buat saya. Sahabat saya memang sedikit, tapi mereka adalah orang2 pilihan yang diberikan untuk mengisi ruangan sahabat. Saya percaya mereka pun merasakan hal yang sama. Kemarin saya dibrikan kesempatan bertemu dengan sahabat yg sudah lama saya kenal, yg dulunya kita hanya disebut berteman. Saling mengingatkan bahwa kedatangan Tuhan Yesus sudah sangat dekat manakala kita harus mempersiapkan diri kita. Shaeing tentang bagaimana pengalaman2 dalam pujian pemyembahan hidup.
Temans, ingatlah bahwa kehidupan kita di dunia ini hanyalah sementara. Kehidupan kita yang sesungguhnya adalah di kekekalan. Berbicara tentang kekekalan membuat saya bersukacita dan haru akan kehidupan itu. Hidup dimana kita akan disatukan untuk memuji dan menyembah Bapa, tiada lagi duka dan gelap dan kesuraman. Betapa tak dapat dibayangkan kepenuhan yang kita alami disana nanti. Kini, kita diperhadapkan dengan tantangan dunia yang tanpa kita sadari berjalan dengan keduniawian yang semakin timbul. Sebagai mempelai Kristus, kita semakin dibrikan himbauan dalam persekutuan untuk tetap menyalakan pelita. Karna, pengalaman pribadi pun saya sudah alami. Saat saya sedikit membuka celah untuk keluar dari koridor, perlahan keboasaan buruk mulai akan menjadi bagian kita temans. Berbicara mengenai hal itu, si jahat tau kelemahan kita. Dia akan menggunakannya secara sedikit demi sedikit dan akhirnya fokus kita mulai terganggu. Saya percaya pemulihan akan kita alami saat kita "membakar" masa lalu kita dan berdamai dengan menutup saja semua itu. Saat kita masih dibrikan kesempatan melayani Tuhan, itu luarbiasa temans. Mari kita tidak terfokus pada dunia ini dan apa yang ada di dalamnya. Karna semua ini akan lenyap dan kita bukan tinggal disini hanya untuk menikmatinya.. kita disini untuk dipersiapkan, untuk disaring, untuk membenahi jiwa dan roh kita untuk kekekalan. Karna tubuh ini hanyalah pinjaman semata selama kita ada di dunia ini. Mari kita minta hikmat, pengertian dan takut akan Tuhan dalam mempersiapkan kelayakan kita mrjadi mempelai Kristus menjelang kedatanganNya yang semakin dekat. Tuhan Yesus menolong kita semua..
Jumat, 17 Juli 2015
Doa malam ini
Hari kedua libur ini begitu membosankan awalnya, hanya tinggal di rumah, liat henfon, medsos, dan youtube. Tapi, pas menjelang wakti untuk bobo, suami saya menelfon dan disinilah terasa tidak membosankan. Kami membicarakan tentang cerita kami berdua yg masih berada di tempat berjauhan. Dia kembali menguatkan saya bahwa "Tuhan akan menyediakan dan Tuhan pasti akan menunjukkan jalan mana yang harus kita tempuh". Saya membawa hal ini dalam doa malam ini. Tak mengelak, ada saja intimidasi si jahat yg mau menghancurkan fokus saya. Si jahat tau aja kelemahan saya. Tapi itulah pilihan. Apakah kita akan terus meladeni si jahat sampai2 kita akan lupa apa yg menjadi fokus kita. Selang beberapa pujian seiring dengan doa, muncul pemikiran ini: "jadikan cerita pernikahanmu sebagai persembahan untuk-Nya, berikan yg terbaik". Ini membuat saya bersyukur berarti Bapa sesungguhnya hadir lho. Tak mampu berkata apaapa lagi. Hanya bisa tercengang, berdoa, meminta kekuatan hikmat pengertian, dan penjagaan dari Tuhan buat kami keluarga Lengkong-Suwuh.
Kamis, 16 Juli 2015
Jatuh tak sampai tergeletak
Beberapa hari setelah saya selesai cuti dan kembali ke Manado, Langowan, Mitra, Tambelang, alias melaksanakan rutinitas biasanya, sepertinya saya merasakan hal yang berbeda. Mengatakan ini lahir baru, saya juga tidak tau, mengatakan saya mengalami kuasa saat saya berada di Palu : "ya". Karna saya merasa sedikit lain dengan sebelum cuti. Cuti tahunan itu membuat saya merasa seperti kembali pada sesuatu yang sudah lama saya tinggalkan.
Saya ingat dengan kata suami yg mengatakan: orang yang dekat dengan Tuhan mungkin pernah berbuat salah, sama seperti kita berdua. Dulu, kita melewati masa2 yg sudah tentu membuat DIA kecewa, tapi DIA tidak akan membiarkan kita jatuh sampai tergeletak.
Sayapun mengambil kesimpulan, dulu ketika kita masih kanak2, kita berpikir berucap dan bertindak seperti kanak2. Sekarang, setelah kita dewasa kita meninggalkan sifat kanak2 itu.
Berbeda dengan yg lalu, saya begitu sebel dengan mereka yg mempersulit saya untuk pindah di tempat suami bekerja. Tapi kok sekarang saya merasa bersukacita walau masih berada di cerita yang sama? Saya yakin ini semua pekerjaan Roh Kudus yang Bapa hadirkan agar saya tidak kehilangan semangat. Saya sering merenung bahwa kehidupan di dunia hanya sementara. Kita hanya dipercayakan, bukan sepenuhnya mutlak menjadi milik kita. Tuhan pasti akan menolong saya dan suami untuk melayani Tuhan dimanapun kami berada.
Saya ingat dengan kata suami yg mengatakan: orang yang dekat dengan Tuhan mungkin pernah berbuat salah, sama seperti kita berdua. Dulu, kita melewati masa2 yg sudah tentu membuat DIA kecewa, tapi DIA tidak akan membiarkan kita jatuh sampai tergeletak.
Sayapun mengambil kesimpulan, dulu ketika kita masih kanak2, kita berpikir berucap dan bertindak seperti kanak2. Sekarang, setelah kita dewasa kita meninggalkan sifat kanak2 itu.
Berbeda dengan yg lalu, saya begitu sebel dengan mereka yg mempersulit saya untuk pindah di tempat suami bekerja. Tapi kok sekarang saya merasa bersukacita walau masih berada di cerita yang sama? Saya yakin ini semua pekerjaan Roh Kudus yang Bapa hadirkan agar saya tidak kehilangan semangat. Saya sering merenung bahwa kehidupan di dunia hanya sementara. Kita hanya dipercayakan, bukan sepenuhnya mutlak menjadi milik kita. Tuhan pasti akan menolong saya dan suami untuk melayani Tuhan dimanapun kami berada.
Jumat, 03 Juli 2015
because of WHO You are
15 juni - 28 juni 2015, suami dan saya sepakat untuk saya mengambil cuti tahunan dan itu kami lalui bersama di Palu, beriringan dengan HWD kami yg pertama plus berhubung suami sedang kerja. Dalam menghadapi hari2 cuti itu jujur saya katakan bahwa sedikit ada khawatir karna surat cuto saya belum keluar SK nya. Tapi, apa yg terjadi? Dari dalam hati ini berkata bahwa semuanya baik2 saja.
Dear, saya pikir tidak kebetulan saya cuti lantas ke Palu. Saya merasakan indahnya hadirat Bapa yg hadir dalam cuti yg saya lalui itu di Palu. Dapa inga waktu dulu pas selesai kuliah, saya sangat mendambakan kapan bisa ber-KTB lagi seperti waktu kuliah? Bisa saling membangun dalam roh dan pengharapan. Tuhan itu luar biasa dears, Dia brikan pembimbing saya seorang mama. bukan kebetulan saya seminggu bersama mama di rumah melewati harihari kami saling bertukar pikiran, mama share tentang zaman akhir, ttg khotbah, ttg kehidupannya, dll. Saya langsung terpesona dengan kebaikan Tuhan ini. Dan bukan hanya sampai disini saja, waktu saya dan suami bersama tmn2 kerjanya menghadiri doa pemulihan di Bethany Palu, waktu itu ternyata sudah doa penutup, tapi saya menangis air mata meleleh seperti sudah banyak kesalahan yg dilakukan dan menyesal, dan datang waktu ibadah lusanya hari minggu pas tanggal pernikahan saya dan suami tgl.21juni, entahlah. mungkinkah ini yg disebut Roh Allah bekerja..? di gereja wakti sementara penyembahan, saya sedang menikmati praise and worship waktu itu, saya seperti tidak bisa untuk menangis, seperti ada yg bisik: "kamu ini kok kalo penyembahan bawaannya sediihh terus.. kenapa? Kenapa tidak kamu bersukacita dan tersenyum karna yg kamu sembah itu Pribadi Luar Biasa" saat itu bawaannya saya bersukacitaa saja senyum2 dan begitulah. Pas hr minggu sebelum balik ke Manado, saya menyempatkan untuk ikut ibadah dulu, dan yg pas jamnya itu di Bethany. Waktu masuk ke gereja, diantarlah saya dan suami ke tempat duduk paling depan, pas berhadapan dengan mimbar. Praise and worship, khotbah, bikin saya bilang: "God, thank You". Saya yakin kalo cuti saya ini benar dan pasti surat SK cutinya pun akan ditolong Tuhan untuk saya.
Sampe skrang pun saya masih terpesona dengan apa yang Tuhan bikin buat saya.
Membawa saya berpikir bahwa: "saat kita fokus untuk membangun diri kita, maka yg terjadi kita akan mengalami perubahan. Dan memang benar, kita harus mengisi hal hal yang positif untuk mendapatkan sesuatu yg positif. Karna, jika kita mengisi dengan sesuatu yang negatif, kita harus ingat sodara, hal negatif itu akan membuat kita merasa ingin mencoba, dan sekali terjebak untuk ketagihan kita akan sulit merubahnya..
Tuhan telah memberikan kita Kasih Karunia, tinggal kita pilih untuk menghidupinya atau hanya singgah2 saja..
Di Palu, saya dan mama saling sharing tentang kedatangan Bapa. Alkitab adalah Buku diatas segala buku yang menceritakan segalanya. Dan memang benar, rahasia hidup ini bagaimana kita menjalaninya, sebenarnya itu semua sudah dicatat di dalam Buku ini. Saya pun diingatkan untuk selalu meminta pengertian untuk dimengertikan maksud dari setiap perkataan dan ajaran dalam Buku ini. Tapi kita harus ingat, si jahat akan melakukan berbagai cara untukmencoba menggoyahkan hubungan kita dengan Juru Slamat.
Di Ulang Tahun Pernikahan saya dan suami boleh bersama-sama menikmati kebersamaan dengan Bapa. Saat ini kami masih berjauhan wilayah kerja. Tentu saja kami masih tetap bergumul dengan kerinduan kami melayani Tuhan dalam satu wilayah kerja yang sama. Kami telah berusaha, selanjutnya biarkan Dia yang bertindak. Bukan hal yang mudab memang dan prosesnya tidak secepat meniup kertas langsung terbang. Oyah teringat saat k Cris dtg berkunjung ke rumah. Beliau adalah Bapak Gembala kami di GBI Rock Palu. Dia bilang sprti ini: kalian masih berjauhan sprti ini, mungkin Tuhan mau untuk pribadi2 kalian dekat dan intim dulu denganNya. #dear..... saya langsung teringat, bukankah hal ini pernah muncul saat saya sedang berdoa. Dan k Chris juga ngomong begini: "dibalik apa yg kamu alami, tersimpan banyak rencana Tuhan yang bukan saja untukmu tapi untuk orang2 sekitarmu", dan Dia juga bilang "Tuhan akan melemparkan masalah ujian pergumulan secara serentak, serupa banjir yang menghantam satu wilayah, semuanya akan terlihat mengalaminya, tapi yg akan dinilai adalah sesudah banjir itu, akan kelihatan rumab mana yang dibangun di atas batu dan di atas pasir."
Perjalanan saya ke Palu kali ini bukan hanya soal cerita saya ke Donggala, tapi bagaimana Tuhan bekerja. Ini hal yang tidak pernah terbayangkan. Biarlah aku dan seisi rumahku akan memuji Tuhan..
Dear, saya pikir tidak kebetulan saya cuti lantas ke Palu. Saya merasakan indahnya hadirat Bapa yg hadir dalam cuti yg saya lalui itu di Palu. Dapa inga waktu dulu pas selesai kuliah, saya sangat mendambakan kapan bisa ber-KTB lagi seperti waktu kuliah? Bisa saling membangun dalam roh dan pengharapan. Tuhan itu luar biasa dears, Dia brikan pembimbing saya seorang mama. bukan kebetulan saya seminggu bersama mama di rumah melewati harihari kami saling bertukar pikiran, mama share tentang zaman akhir, ttg khotbah, ttg kehidupannya, dll. Saya langsung terpesona dengan kebaikan Tuhan ini. Dan bukan hanya sampai disini saja, waktu saya dan suami bersama tmn2 kerjanya menghadiri doa pemulihan di Bethany Palu, waktu itu ternyata sudah doa penutup, tapi saya menangis air mata meleleh seperti sudah banyak kesalahan yg dilakukan dan menyesal, dan datang waktu ibadah lusanya hari minggu pas tanggal pernikahan saya dan suami tgl.21juni, entahlah. mungkinkah ini yg disebut Roh Allah bekerja..? di gereja wakti sementara penyembahan, saya sedang menikmati praise and worship waktu itu, saya seperti tidak bisa untuk menangis, seperti ada yg bisik: "kamu ini kok kalo penyembahan bawaannya sediihh terus.. kenapa? Kenapa tidak kamu bersukacita dan tersenyum karna yg kamu sembah itu Pribadi Luar Biasa" saat itu bawaannya saya bersukacitaa saja senyum2 dan begitulah. Pas hr minggu sebelum balik ke Manado, saya menyempatkan untuk ikut ibadah dulu, dan yg pas jamnya itu di Bethany. Waktu masuk ke gereja, diantarlah saya dan suami ke tempat duduk paling depan, pas berhadapan dengan mimbar. Praise and worship, khotbah, bikin saya bilang: "God, thank You". Saya yakin kalo cuti saya ini benar dan pasti surat SK cutinya pun akan ditolong Tuhan untuk saya.
Sampe skrang pun saya masih terpesona dengan apa yang Tuhan bikin buat saya.
Membawa saya berpikir bahwa: "saat kita fokus untuk membangun diri kita, maka yg terjadi kita akan mengalami perubahan. Dan memang benar, kita harus mengisi hal hal yang positif untuk mendapatkan sesuatu yg positif. Karna, jika kita mengisi dengan sesuatu yang negatif, kita harus ingat sodara, hal negatif itu akan membuat kita merasa ingin mencoba, dan sekali terjebak untuk ketagihan kita akan sulit merubahnya..
Tuhan telah memberikan kita Kasih Karunia, tinggal kita pilih untuk menghidupinya atau hanya singgah2 saja..
Di Palu, saya dan mama saling sharing tentang kedatangan Bapa. Alkitab adalah Buku diatas segala buku yang menceritakan segalanya. Dan memang benar, rahasia hidup ini bagaimana kita menjalaninya, sebenarnya itu semua sudah dicatat di dalam Buku ini. Saya pun diingatkan untuk selalu meminta pengertian untuk dimengertikan maksud dari setiap perkataan dan ajaran dalam Buku ini. Tapi kita harus ingat, si jahat akan melakukan berbagai cara untukmencoba menggoyahkan hubungan kita dengan Juru Slamat.
Di Ulang Tahun Pernikahan saya dan suami boleh bersama-sama menikmati kebersamaan dengan Bapa. Saat ini kami masih berjauhan wilayah kerja. Tentu saja kami masih tetap bergumul dengan kerinduan kami melayani Tuhan dalam satu wilayah kerja yang sama. Kami telah berusaha, selanjutnya biarkan Dia yang bertindak. Bukan hal yang mudab memang dan prosesnya tidak secepat meniup kertas langsung terbang. Oyah teringat saat k Cris dtg berkunjung ke rumah. Beliau adalah Bapak Gembala kami di GBI Rock Palu. Dia bilang sprti ini: kalian masih berjauhan sprti ini, mungkin Tuhan mau untuk pribadi2 kalian dekat dan intim dulu denganNya. #dear..... saya langsung teringat, bukankah hal ini pernah muncul saat saya sedang berdoa. Dan k Chris juga ngomong begini: "dibalik apa yg kamu alami, tersimpan banyak rencana Tuhan yang bukan saja untukmu tapi untuk orang2 sekitarmu", dan Dia juga bilang "Tuhan akan melemparkan masalah ujian pergumulan secara serentak, serupa banjir yang menghantam satu wilayah, semuanya akan terlihat mengalaminya, tapi yg akan dinilai adalah sesudah banjir itu, akan kelihatan rumab mana yang dibangun di atas batu dan di atas pasir."
Perjalanan saya ke Palu kali ini bukan hanya soal cerita saya ke Donggala, tapi bagaimana Tuhan bekerja. Ini hal yang tidak pernah terbayangkan. Biarlah aku dan seisi rumahku akan memuji Tuhan..
Langganan:
Postingan (Atom)