tulisan cerita hidup saya akan kosong, tanpa anda _orang-orang yang memberikan inspirasi_ untuk mengisi tulisan ini

Jumat, 17 Juli 2015

Doa malam ini

Hari kedua libur ini begitu membosankan awalnya, hanya tinggal di rumah, liat henfon, medsos, dan youtube. Tapi, pas menjelang wakti untuk bobo, suami saya menelfon dan disinilah terasa tidak membosankan. Kami membicarakan tentang cerita kami berdua yg masih berada di tempat berjauhan. Dia kembali menguatkan saya bahwa "Tuhan akan menyediakan dan Tuhan pasti akan menunjukkan jalan mana yang harus kita tempuh". Saya membawa hal ini dalam doa malam ini. Tak mengelak, ada saja intimidasi si jahat yg mau menghancurkan fokus saya. Si jahat tau aja kelemahan saya. Tapi itulah pilihan. Apakah kita akan terus meladeni si jahat sampai2 kita akan lupa apa yg menjadi fokus kita. Selang beberapa pujian seiring dengan doa, muncul pemikiran ini: "jadikan cerita pernikahanmu sebagai persembahan untuk-Nya, berikan yg terbaik". Ini membuat saya bersyukur berarti Bapa sesungguhnya hadir lho. Tak mampu berkata apaapa lagi. Hanya bisa tercengang, berdoa, meminta kekuatan hikmat pengertian, dan penjagaan dari Tuhan buat kami keluarga Lengkong-Suwuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar