tulisan cerita hidup saya akan kosong, tanpa anda _orang-orang yang memberikan inspirasi_ untuk mengisi tulisan ini

Sabtu, 30 Mei 2015

hanya dekat Allah saja aku tenang

Temans, dekat dengan Allah bukan menjadi suatu kewajiban ataupun hak. Tapi lebih tepatnya memang sudah menjadi bagian yg tak terpisahkan dari kita.
Sangat tidak menyenangkan jika kita memenuhi pikiran kita dengan kepunyaan kita sendiri.
Berada berjauhan dengan suami sangat tidak menyenangkan. Apalagi kami baru menikah setahun yg lalu dan berprogram untuk memiliki buah hati. Namun, apa mau dikata, skarang setelah usaha yang kami lakukan, kami masih saja berada dalam jarak yang berjauhan. Mungkin ini juga bukan sesuatu yang kebetulan. Merasakan pertolongan Tuhan dalam kehidupan keluarga kami, ini merupakan hal yang luar biasa dalam cerita kami berdua.
Dalam masa kami saling membutuhkan untuk saling berdampingan, jujur seringkali keegoisan saya ingin bertemu suami, saya suka marah2 sendiri kepada pihak2 yang berhubungan dengan pengurusan saya untuk ke Palu. Saya merasa ini hal yang "mempastiukan" dan menganggap mereka menghalangi kami untuk bertumbuh. Tapi, daripada saya mengeluh dengan orang2 terkait tersebut, memang lebih melegahkan ketika saya berdoa dan menyerahkan semua kepada Tuhan. Karna, apa gunanya kita mengeluhkan kepada mereka sedangkan mereka toh malah sibuk, cuek, dan semisal membiarkan ini.. dan akhirnya toh saya merasa belum menemukan kepuasan untuk jawaban mereka..
Tetapu, Tuhan, Dialah yang akan memberikan keouasan atas semua pergumulan ini. Menyerahkan seenterunya kepada-Nya dan mencurahkan apa yang ada di hati ini kepadaNya, karna di dalam Dia ada kelegaan, ada pembalutan luka, ada pemulihan, ada JAWABAN.
Berharap kiranya dibrikan kekuatan agar tetap selalu berserah padaNya.. karna Dia adalah Tuhan yang tidak pernah berubah.. dahulu, sekarang, dan selamanya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar