Hari ini tepatnya sore ini, setelah berjuang memutar pikiran tentang "bagaimana caranya membuat saya tidak lagi berurusan dengan teman sekerja yg tidak nyaman?".
Meminta pertolongan Bapa untuk bisa diterangi jalan pikiran agar tidak membawa efek buruk.. dan, saat estr membuka instagram dari @alviradjaguguk ada salah satu fotonya yang berkata: "it's The Holy Spirit job to convict, God's job to judge, and my job to love (Billy Graham)".
Ternyata katakata ini berdampak yah pemirsah..
Memang, estr akui di dunia kerja ada lingkungan yang membuat estr kurang nyaman. Rasa ingin menjauh, jaga jarak, karna toh hari ini kita ngomong tentang "lingkungan" itu, sebentar kita berbagi cerita dengannya. Apakah itu namanya?
Rasanya estr yang aneh atau?
Disinilah bisa dilihat adanya kebingungan bagaimana kita membawa diri. Merenung sejenak bahwa, "kita akan mengalami kehadiran-Nya di tempat dimana kita merasa tidak nyaman". Mungkin ini mengajarkan untuk tetap selalu bergantung pada-Nya.
Hari ini, renungan yg boleh termunculkan adalah kita tidak perlu menjauhi "lingkungan yg tidak nyaman itu" yg kita rasa membawa pengaruh buruk. Kita hanya perlu "menjaga" agar kita tidak terseret di dalamnya. Karna seperti kata Billy Graman yg dipost di instagram @alviradjagukguk bahwa tugas kita adalah "mengasihi". Lain daripada itu tak perlu kita pikirkan.
Masih terbayang bayang ayat Alkitab 1 Petrus 2:23 yang berkata "Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil."
Terpikir juga dengan masa silam yang penuh dengan banyak salah dan dosa. Intimidasi si jahat selalu mau membuat kita down sehingga menimbulkan perasaan bersalah. Namun kita juga jangan mau kalah dengan hal itu.
Kita orang orang yang telah dimerdekakan dan telah dimenangkan, kita dituntun untuk membuang daun2 kering dan mengganti dengan tunas yang baru.
Tuhan Yesus akan menolong setiap hati yang mau bertumbuh dan berbuah. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar