tulisan cerita hidup saya akan kosong, tanpa anda _orang-orang yang memberikan inspirasi_ untuk mengisi tulisan ini

Minggu, 16 Agustus 2015

Kami menyayangimu om ben..

Ceritanya dimulai saat saya mulai ngantuk, dan masuk notifikasi facebook dari Clairine. Pikiran saya langsung tertuju di om beni, jgn2 om beni sudah meninggal. Pas saya buka, dan ternyata benar. Ini benar terjadi. Langsung saja saya memperlihatkan foto posenya om beni saat meninggal ke papi yang saat itu masih sementara nonton tv. Melihat reaksi papi sih biasa2 saja. Tunggu beberapa saat papi merasa ingin segera masuk kamar. Dears, siapa yang tau apa sebenarnya yang papi rasakan. Hanya Bapa dan papi yang tau mungkin. Tapi, membaca situasi yang ada, sebagaimanapun kondisinya papi, mereka itu kakak-beradik, ada dasar2nya mereka saling menyayangi. 
Ya Tuhan... bukankah hidup ini begitu singkat? Rasanya masih kuat di ingatan ini dengan cerita masa kecil saya yang jujur memang menyenangkan. Masa dimana saya bisa menikmati kirim2an surat dan ucapan kartu natal buat om ben, saat ulang tahun saya minta hadiah, saya kirim foto ke om ben lewat kantor pos saya kirim foto2 waktu HUT saya. Menyenangkan lho. Terimakasih yah om buat waktu di dunia yg dibrikan Tuhan buat kita menjadi saudara, pelajaran hidup yang saya dapatkan..

Dears, berkaca dari cerita hidup yang tidak terasa berjalan saja begitu terus tanpa menunggu, membuat saya berkaca, hidup ini begitu singkat untuk kita melakukan hal2 yang hanya sia2 karna kehidupan kita di bumi hanyalah sementara.. kita di bumi hanyalah titipan, kita di bumi hanyalah persinggahan. Bumi ini bukan milik kita yang akan selamanya kita punyai. Dunia ini hanyalah pinjaman bukan sesuatu yang kekal. Pada saatnya nanti semua yang ada di dunia ini akan hancur, habis lenyap. Tapi kita, tubuh kita akan habis masanya, namun jiwa dan roh kita akan tetap untuk nantinya dipakai di kehidupan selanjutnya.

Malam ini papi kehilangan kakak. Kami kehilangan om. Memang sudah tidak ada yang bisa dilakukan. Tapi kita masih bisa berdoa, berkomunikasi dengan Tuhan, Bapa yang MahaTau MahaKuasa.
Berharap kiranya pengampunan dan kedamaian ada diantara kami semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar